Tampilkan postingan dengan label cintaa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cintaa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Juli 2012

Ramadhan Ketiga Kita

Diposting oleh Happy di 06.50 0 komentar
26 Juli 2012

"Woy KRSan, ra turu wae!"

Hapeku bunyi. Nggak lama, nggak keras, tapi berhasil membangunkan tidurku. SMS masuk. Aku mengucek mata, kulirik layar hape. Jam sembilan kurang.

"Oh, mau jam berapa beb?" balasku.

"Ngisi KRS online, kok jam berapa," hapeku bunyi lagi beberapa detik kemudian.

Wewww. Nyawaku belum ngumpul semua, masih antara sadar nggak sadar. KRSan kok tanya jam sih hep, dudul kamu ini. Batinku. Waktu aku baca KRSan, pikiranku malah melayang ke gedung unit empat kampus. Aku pikir dia jadi minta anter ambil kartu KRS remed, bukannya isi KRS semester ini. Hahaha jadi malu.

Setelah beberapa detik mengumpulkan nyawa, reflek langsung nyalain laptop, online web kampus - facebook juga tentunya - SMSannya pindah ke chat. Biar nggak lama aja. Beberapa menit terjadi tawar-menawar ambil mata kuliah apa, ambil yang kelas mana, blablabla [biar bisa sekelas geetooo]. Tapi kami agak telat rupanya. Ada satu mata kuliah pilihan yang semua kelasnya udah penuh. Cepet amat, baru hari pertama juga. Semoga nanti dibuka kelas baru, harapku.

Beb, nginputnya bareng yah, ntar kliknya pas jam laptop nunjuk di 09:03, kataku. Konyol :D

Dua menit nunggu, jam 09:03 langsung semangat klik input. Semoga sekelas, semoga sekelas, semoga sekelas. Bibirku merapal kata-kata nggak jelas.

"Beb jadi mau ambil kartu ujian kapan?" tanyaku.

"Belum tau." Dih jawabnya singkat gitu.

"Kata temenku yang udah ambil, jurusan TI cuma dilayani hari ini loh," kataku.

"Oya? Tau ah, bodo. Ngantuk, semaleman nggak tidur," jawabnya. Kali ini lumayan panjang. Tapi kok rada sengek gitu sih, aku kan jadi takut. Dasar.

Singkat cerita, siang kami ke kampus. Ambil kartu ujian, sekalian kalender akademik.

"Masih istirahat beb," kataku saat melihat gedung empat kosong melompong. Kulirik benda putih bundar gede yang tertempel di dinding utara gedung. Jam satu kurang sepuluh. Berarti nunggu sepuluh menit.

Kami - atau dia? - memutuskan turun ke basement, sekedar cari tempat duduk, syukur-syukur ketemu temen. Aku mengekor di belakangnya. Dan bener aja. Ketemu temen. Temennya dia. Bergabung ke rombongan, duduk, mereka ngobrol, aku cuma nyimak. Puasa-puasa gini agak bingung juga mau membunuh waktu pakek apa. Biasanya langsung ngeloyor ke citra mart di basement gedung empat, jajan.

Jam satu kurang satu menit, kami naik, kembali ke lantai satu gedung empat. Kepala nongol duluan, disusul badan, kemudian kaki. Belum juga habis anak tangga kami lahap, kami udah syok duluan. Gedung empat yang tadinya kosong melompong, sekarang udah macam kayak pembagian sembako gratis. Antrinya itu loh broo, sampai ke pintu utama. Jangan pingsan, puasa, jangan pingsan. Kumat.

Mata mencari-cari sebentar ke barisan, tapi nggak ada yang dikenal - tadinya mau nitip aja, gitu. Antrilah kami. Tiba-tiba ada pengumuman. "Hari ini hanya melayani pengambilan KRS jurusan TI." Sejenak suasana bising, tak lama mulai agak lengang, manusia-manusia di barisan depan bekurang. Yeyeyeeyyyy :D

Singkat cerita, ambil kartu, sekalian kalender.

Mau pulang masih panas, akhirnya mampir ke kontrakan temen. "Mau numpang tidur, ngantuk." Katanya. Sampai di sana dia tiduran, aku cuma gigit jempol. Eh, aku bawa novel! Ingatku. Sebentar merogoh tas, ketemu. Baca baca baca.

"Heii, sistem informasi geografi buka dua kelas lagi, nih." Nggak lama si penghuni kontrakan - temennya pacar - nyelutuk. Hebohlah kami. Aku lari naik, nyelonong ke kamarnya, merampas laptopnya, kami numpang update KRS. Horee, nggak jadi nggak kebagian! Untung kami langsung update. Baru beberapa menit dibuka, dua kelas itu langsung penuh nggak lebih dari sejam kemudian. Etdah.

Menghabiskan sore di sana, nonton TV, baca novel, ngobrol. Sesaat kuperhatikan pacar yang lagi tiduran. Sudah potong rambut rupanya. Sebelum puasa dulu sempet aku beberapa kali ngomel melihat ujung rambutnya udah mulai menjilat batang lehernya. Hm, dia tampak gimana gitu. Aku terpesona. Wesseh. Efek lebih dari seminggu nggak ketemu juga kali ya.

Ini memang pertemuan pertama kami di bulan puasa ini. Oh iya. Ini ramadhan tahun ke tiga kami, lho! Duh senengnyaaaaa :D

Menghabiskan sore di sana, sebelum akhirnya pamit pulang - ngabuburit. Jalan-jalan, muter-muter kota Jogja. Sepuluh menit sebelum adzan maghrib kami menepikan motor. Memesan mi ayam bakso ditambah semangkuk es campur. Sambil menunggu berbuka, ngobrol ini itu. Senengnya bisa ngobrol-ngobrol lagi setelah lebih dari seminggu nggak ketemu. Di sela percakapan mataku masih saja dibuatnya terpesona. Astaga.

Setelah adzan maghrib berkumandang, makan, ngobrol sebentar, pulang. Biar nggak ketinggalan tarawih. Lagi pula, seharian ini tadi Jogja terasa dingin - bahkan di siang hari.

"Beb, aku pinjem jaketnya boleh nggak?" tanyaku.

Sesaat motor kembali menepi. Kami berhenti. Dilepasnya jaketnya, disodorkannya ke aku. Tadinya aku berpikir bakalan kayak di sinetron-sinetron itu, si cowok melepas jaketnya dan mengangsurkannya ke tubuh si cewek. Wkwk surup-surup malah ngkhayal aku ini. Langsung aku pakek itu jaket, hangat. Sesaat dia tampak tertawa.

"Kenapa?" tanyaku.

"Enggak, lucu aja lihat bentukmu kayak gitu."

Aku cuma manyun.

Melanjutkan perjalanan pulang, mengisi kekosongan dengan obrolan. Aku senang, hari ini bertemu dengannya. Jika pagi tadi dia terasa dingin dan cuek, seharian ini dia sangat baik, ceria, dan manis kepadaku. Aku suka. Pacar, makasih ya hari ini. Makasih juga karena tetap setia menemaniku sampai ramadhan tahun ke tiga kita ini :)

*ditulis ba'da subuh esok hari setelah kejadian, sambil tengkurep di kasur meluk boneka biru raksasa darinya, memakai jaketnya yang hangat dan wangi :)

Sabtu, 05 Mei 2012

Yang Muda Memang Lebih Nikmat :P

Diposting oleh Happy di 20.05 0 komentar
Baru beberapa langkah menaiki tangga laboratorium kampus, kami terpaksa putar haluan. Niat dan semangat untuk kuliah pupus begitu saja. Why? Mati listrik, cuy! PLN sedang tak bersahabat, trafo samping kampus sedang perbaikan, dan jenset kampus takkan cukup menghidupi ratusan komputer, lampu dan lain-lain dalam waktu bersamaan. Hasilnya? Kuliah hari ini kosong.

Kami pun berpindah tempat. Yang tadinya di kampus, selanjutnya sudah asik mengendarai motor supaya baik jalannya. Ngeeng ngeeeng ngeeeenggg!

Ke selatan, seperti biasa perjalanan pulang. Ringroad selatan masih ke barat, lalu lagi-lagi selatan. Mau ke mana ini??? Berhenti sebentar beli mi ayam bakso - mi segunung, ayam lumayan, bakso tiga bunder bikin perut lumayan nyesek - di sekitar Cepit. Lalu melanjutkan perjalanan ke barat mencari kitab suci lalu lagi-lagi selatan - jalan Bantul. Teruus teruuus teruuuuuss memasuki jalan Samas  pentok selatan sana. Pertigaan lapangan kanan jalan belok kanan, pertigaan masjid kanan jalan belok kanan, perempatan pertama belok kiri. Lewat 1 pertigaan, dan stop. Kanan jalan. Merasa tak asing? Rumah pacaaar :D

Nampaknya dia sadar betul sebagai tuan rumah yang baik. Setelah ngobrol-ngobrol ngalor ngidul dan dia ganti baju, tiba-tiba saja dia nyeker ke halaman depan, cari genter aliyas bambu, lalu... Krosak krosak krosak, buuggggg! Dan sekali lagi, krosak krosak, buuuggg!

Dua kelapa muda jenis puyuh - dia punya yang jenis kelapa hijau, kelapa gading, sama puyuh ini. Jujur, yang terakhir aku baru sekali dengar. Entah dia ngarang atau emang beneran soal nama yang terakhir ini hoho - ukuran tanggung tak kuasa melawan gravitasi dan mendarat dengan sukses. Asiikkkkk :D Sepertinya kami agak tertipu dengan bentuknya yang tak begitu besar. Yang satu, walau masih bisa disebut kelapa muda, tapi eksistensinya sebagai degan sudah agak berkurang sedikit sekali #halah. Menurutku degan sama kelapa muda itu beda lhoo, lebih mudaan yang degan hahaha #IMHO.

Detik selanjutnya dapat di tebak. Kami menikmati kelapa muda kami. Kecil-kecil mantap bo'. Tapi saat aku nyicip, jujur, yang muda - degan - memang lebih nikmat! Aku kebagian yang kelapa muda, dia kebagian yang degan #mau bilang kalo degan sama kelapa muda itu sama aja juga terserah, pendapat juga pendapat gue haha.

Sruput sruput langsung dari buahnya, keruk-keruk dagingnya pake sendok dengan kesusahan, sebelum akhirnya airnya kami taruh gelas dan kelapanya kami belah. Nyam nyam nyam, belum habis udah kenyang duluan.

Nggak lama setelah ngerampok kelapa muda, aku pamit.

"Kok cepetan?" tanya ibunya.

"Ada ngeles, hehe."

Sampai rumah ba'da ashar, kemudian siap-siap ngeles untuk jam setengah limaa di babarsari nanti.

Di perjalanan aku berjanji, suatu saat harus ngerampok degan tempat pacar lagi, ketagihan sama yang muda yang nikmat haha :D

liat bacok :D




nyam nyam

mantap (y) :P







Sabtu, 28 April 2012

Kami Kemarin

Diposting oleh Happy di 10.28 0 komentar
Tengah siang sehabis jum'atan, jalan-jalan, beli sup buah di Krapyak, muter-muter Jogja, menghabiskan sore di tepi pantai Depok. Hari jum'at, bukan hari libur, pantai cukup sepi. Hanya ada beberapa rombongan, kapal-kapal nelayan, orang mancing, tante-tante norak narsis [astaga], pasangan-pasangan nggak jelas [haha :D]. Entah kenapa ya aku suka sekali ke pantai. Duduk diam melihat ombak dan laut lepas itu rasanya damai.

Kami pulang menjelang sunset. Kenapa nggak sekalian, takut kemaleman aja. Lagian udah sering juga lihat sunset berdua hho. Pulangnya, baru beberapa meter dari TPR, ketemu serombongan temen kampus pacar lagi pada berangkat mau lihat sunset.

"Mau balik atau terus?"

"Ngikut beb."

"Aku sih terserah kamu aja," katanya.

"Kalo ngikut aku berarti terus aja, hihi :D."




orang aneh





masjid pantai Depok

masjid pantai Depok

Sebenarnya pengennya lebih banyak foto, tapi pacar nggak mau difoto dan disuruh fotoin juga nggak mau, payah deh hoho.

Kemarin - atau kapanpun - selalu indah :)



Minggu, 15 April 2012

Just Talk About You

Diposting oleh Happy di 22.37 0 komentar
Besok ujian tengah semester dan malam ini tak melakukan apa pun. Open book adalah alibi yang sangat pas di saat rasa malas belajar sedang meraja. Hohoho. Tak apa lah.

Pengen esemesan, namun pacar sepertinya sudah damai dalam tidurnya. Tumben? Katanya sakit kepala seharian ini :( Mengganggu tidurnya jelas aku tak mau. Tadinya ingin ku kirim pesan singkat padanya, dengan kata-kata indah nan lebay seperti biasanya hohoho. Namun ku urungkan, dan hanya sedikit perhatian semoga lekas baikan, ucapan cinta dan selamat tidurlah yang akhirnya ku kirimkan #uhuk :p

Ku pikir sudah lama ku tak mampir ke sini, mengisi halamannya dengan rangkaian kata demi kata yang muncul begitu saja tak berima. Dan inilah akhirnya. Tak ada salahnya bukan, menambahkan sampah kata ke halaman ini hohoho.

Curhat.

Entah mengapa, setiap malam - ataupun dini hari, menjelang tidur, selalu, tak pernah aku tak memikirkannya. Semua tentangnya. Entah itu kenangan masa lalu, entah itu rajutan mimpiku dan masa depanku bersamanya, semuanya, apa saja yang terlintas. Tak jarang tiba-tiba air mataku menetes karena kebiasaan ini. Bukan sedih atau apa, hanya saja aku bersyukur memilikinya. Sungguh.

Dan malam ini, aku teringat akan secuil kenangan hari kemarin. Sebenarnya tak ada yang super-duper istimewa, - karena setiap hari bersamanya selalu istimewa :D - hanya berjalan seperti biasanya. Ke kampus bareng, pulang kampus maen dulu nggak jelas, lalu pulang. Setiap minggunya seperti itu dan aku tak pernah bosan.

Tapi kemarin, entah kenapa di mataku dirinya tampak berbeda. Bahkan aku sempat tertegun menatapnya beberapa detik saat ku sodorkan helmnya, selesai kuliah. Dan saat mulutnya mengeluarkan kata "Kenapa?", barulah lamunanku terpecah. Duh.

Di perjalanan, tiap kami sedang bersama, mulutku yang usil ini selalu saja mengeluarkan kata dan nada tak jelas. Dibilang ngomong enggak, nyanyi juga kurang pas. Kadang menggumam, kadang bahkan seperti teriakan yang membuatnya marah - dan aku suka saat dia marah :D - lucu. Dulu, beberapa tahun yang lalu saat aku dan dia mulai menjadi kami, dia selalu mengatakan padaku, bahwa jadi orang itu jangan terlalu pemalu, jangan terlalu pendiam. Tapi entah kenapa tiap kebiasaanku di jalanan ini kumat, dia selalu marah. "Malu aku boncengin orang teriak-teriak nggak jelas gini." "Katanya jangan pendiam," dalihku :D

Dan sabtu kemarin, sepulang kampus kami putuskan main sebentar ke pantai Goa Cemara. Dan di sana pun lagi-lagi aku sempat - bahkan sering - tertegun tiap kali mencuri pandang ke dirinya. Perasaan apa ini ya. Di mataku dia tampak selalu begitu indah. Saat tersenyum, tertawa, berbicara, diam, bahkan saat marah pun dia selalu pandai menampakkan sisi indahnya.

Tak hanya mencuri perhatianku dengan sosoknya saja, dirinya juga selalu memberikanku pelajaran berharga. Entah itu saat kami sedang marahan, baikan, atau dari sekedar diskusi sederhana atau bahkan obrolan nggak bermutu kami, selalu banyak hal yang membuatku berpikir, sejenak merenung, lalu menganggukkan kepala dalam hati, tersenyum, dan berkata dalam hati: bertambah lagi satu hal dan pelajaran baru yang kini ku mengerti.

Oiya. Besok, tanggal enam belas, hubungan kami tepat berusia dua puluh delapan bulan :) Dan aku sangat bersyukur, perasaan ini tak pernah berubah, bahkan semakin tumbuh saja rasanya. Satu kalimat untukknya: anugerah terindah yang saat ini kumiliki :)

Jumat, 30 Desember 2011

Kesempurnaan Cinta

Diposting oleh Happy di 22.44 0 komentar
Keindahanmu tak pernah dapat terlukiskan
Kecantikanmu menakjubkan hati
Ketulusanmu mengalir sebening kasihmu
Setiamu menguatkan aku

Kau begitu berarti
Sungguh sangat berarti
Kesempurnaan cinta
Kau beri

Aku menyayangimu
Dalam senyum dan tangisku
Dan aku mencintaimu
Dalam hidup dan matiku

Kau begitu berarti
Sungguh sangat berarti
Kesempurnaan cinta
Kau beri

Aku menyayangimu
Dalam senyum dan tangisku
Dan aku mencintaimu
Dalam hidup dan matiku

Aku menyayangimu
Dalam senyum dan tangisku
Dan aku mencintaimu
Dalam hidup dan matiku

Aku menyayangimu
Dalam senyum dan tangisku
Dan aku mencintaimu
Dalam hidup dan matiku
Dalam hidup dan matiku


Minggu, 18 Desember 2011

Enam Jam

Diposting oleh Happy di 21.05 0 komentar
Diawali dengan pagi yang tak begitu mengenakkan. Ya. Kesurutan dalam hubungan itu sesuatu yang biasa bukan? Dan karena dia bilang hubungan dekat yang penuh pasang surut itu menghasilkan ikatan batin yang kuat, maka pagi ini aku ingin mengubah surut itu menjadi pasang.

Pukul setengah sebelas dari rumah, kugeber motorku menuju jalan samas pentok selatan sana. Pertigaan lapangan kanan jalan belok kanan, pertigaan masjid kanan jalan belok kanan, perempatan pertama belok kiri. Lewat 1 lagi perempatan, dan stop. Kanan jalan. Sampailah aku di rumah itu, beberapa detik menunggu dan kudapati si tuan keluar, dengan gayanya yang dingin dan menyebalkan itu. Huft.

Pergilah kami, menuju pantai Depok yang beberapa hari lalu sempat kami janjikan - sebelum kesurutan ini terjadi tentu saja. Sepanjang jalan tak ada kata, hanya diam dan diam. Bahkan sesampai di sana pun, kami masih tetap menikmati kebisuan yang sama sekali tak nikmat itu. Huft, rasanya tak tahan aku.

Berjalan menghampiri ombak, diam berdiri berdua bersisian. Sesekali ku tatap mata indahnya, tanpa kata. Dan dia pun masih tetap sama. Diam dan dingin. "Jalan ke mana?" tiga kata meluncur memecah kebisuan kami. "Terserah." Dan kami melangkah menyusuri bibir pantai. Lagi-lagi diam. Sungguh, tak tahan aku dengan kebisuannya. Entah kenapa mataku terasa pedas dan pandanganku sedikit mengabur. Dan kuraih telapak tangannya, ku genggam erat, pasti. Kupejamkan mataku dan dadaku tiba-tiba terasa sangat sesak. Beruntung, dia membalas genggaman tanganku.

"Beli ikan yok?" katanya membuka percakapan, menghampiri kapal nelayan yang baru saja pulang melaut, sambil tetap menggenggam tanganku. Aku dengar suaranya agak berat, sepertinya menahan tangis - eh?. "Nggak usah ah," jawabku - kok kedenger kayak mau nangis juga sih.

Kami duduk di bibir pantai. Diam. Sesekali memainkan pasir, sesekali melihat ke laut lepas. Mengamati orang-orang yang tengah asik. Sebelum akhirnya terdengar suara bising dari atas sana - pesawat paralayang. Dan obrolan pun keluar begitu saja. Syukurlah, kebisuan ini terpecah sudah. Lega.

Dan selanjutnya semua berjalan dengan indah. Aku bisa kembali menikmati tawanya yang renyah, senyum serta tatap matanya yang indah. Terimakasih Tuhan :)

Kami bicara tentang ombak, tentang laut, tentang langit, tentang ikan, nelayan, penjual makanan di sana, tentang semua. Mentertawakan kelucuan yang terjadi di depan sana, indah rasanya. Akhirnya kami kembali melangkah, membeli beberapa pengganjal perut. Siomay, tempura, dan es kelapa muda yang kesemuanya lumayan dinaikin harganya dan nggak begitu enak. Sesekali ku curi gambar sekitar. Tapi dia tahu niatku dan tak mau. Pelit ah.

Setelah puas menikmati pantai yang kebetulan tadi nggak panas sama sekali - cuaca sedang berbaik hati :D - kami pulang. Bukan dink. Berputar-putar sebentar menyusuri jalan Parangtritis, -mampir sebentar di barisan pepohonan di Ganjuran - jalan Bantul, jalan Srandakan, sebelum akhirnya terpaksa pulang karena dikejar hujan. Sampai di rumahnya pukul 4. Dan ku niatkan singgah sebentar sampai pukul lima, ingin menikmati hujan di rumahnya - belum pernah sih. Dan kegiatan menyenangkan itu diakhiri dengan jam lima tepat aku pulang. Di antar sampai depan pintu oleh ibunya dan si dia, dengan penampilanku yang seperti orang-orangan di sawah - pakai mantol hohoho.

Sekali lagi kugeber motorku, kali ini agak pelan - angin yang lumayan kencang dengan kostumku kayak orang-orangan sawah membuat laju motorku tak begitu seimbang. Mantol melembung - serasa mau ikut terbang terbawa angin! Di perjalanan dipermainkan hujan yang turun reda turun reda. Seruu, sampai di rumah mandi, sholat magrib, lalu asyik online sambil menulis postingan ini :D. Enam jam yang mendebarkan bersamamu :*



















PS: Jangan surutkan lagi ya, atau kita akan nikmati kekeringan yang kita tahu sama sekali tak nikmat. Love U ;)

Kamis, 06 Oktober 2011

Aku dan Entah

Diposting oleh Happy di 23.27 0 komentar
Aku sedih karena udah bikin orang sedih
Aku kecewa karena udah bikin orang kecewa
Aku ceroboh
Aku nggak mikir dua kali sebelum ngapa-ngapain
Aku cengeng dan nyebelin

Sabtu, 01 Oktober 2011

Just Wanna Say

Diposting oleh Happy di 22.35 0 komentar

I L O V E U

so much
so huge
madly deeply truly

When I first saw you, I saw love
And the first time you touched me, I felt love
And after all this time, you’re still the one I love



Senin, 19 September 2011

Aku Menyesal, Meski Ku Tahu Itu Tiada Guna

Diposting oleh Happy di 02.13 0 komentar
Air itu mengalir kembali
Terbujur kaku di pipiku
Semua karena cinta - karena cintaku yang terlalu besar untukmu
Karena cintaku yang sangat jauh dari sempurna padamu
Maafkan salahku, semua kata khilafku
Mungkin kau terlampau bosan dengan segala ulahku:
menanamkan asa, kemudian berbuah kecewa

Aku hanya tak tahu bagaimana seharusnya
bersikap layaknya seorang kekasih yang mengerti, memahami;
batinmu dan inginmu yang harusnya aku bisa menebaknya darimu
Namun aku hanyalah manusia biasa
yang teramat jauh dari kata sempurna
Hanya bisa suguhkan air mata
ketika kau -bahkan aku pun- tahu itu sama sekali tak perlu
Lebih memperhatikan sugesti dari hati daripada naluri dalam diri
Lebih memperdulikan mengapa aku begini daripada aku seharusnya begitu
Lebih sering menggali kembali bangkai kesalahanku daripada berusaha menyirami benih kelebihan yang kumiliki

Dan segalanya selalu berakhir begini
Aku menangis, menangisi kemahatololanku
Aku sakit, meski ku tahu kau lebih merasakan sakit itu
Dan kau selalu kembali berikan sepotong maaf untukku
ketika potongan-potongan yang lain telah habis terkikis khilafku
Dan untuk yang ke 31011992 kalinya
aku menyesal sayang, meski ku tahu itu tiada guna

Sabtu, 17 September 2011

Thanks My Love

Diposting oleh Happy di 03.16 0 komentar
I want to thank you once again, to love me
Although time has passed, where for years we have become one
There is no explanation, because we both understand
Do not want anything more
This world will be much brighter because you are here
and make today be possible

You are my inspiration, you're the flame that burns in my heart
Though the time when I fell, or got lost and frustrated
I know I have you beside me
You are my hope, and no one can explain it better
And there is only one word, one word to say to you for your love
Thank you from my deepest heart
That's what I want to give to you for your love
Thank you from my deepest soul










Kamis, 15 September 2011

Degup Itu Bernama Rindu

Diposting oleh Happy di 03.24 0 komentar
"Aku tahu jantungku sehat. Yang ku tak tahu mengapa kau selalu bisa memompanya berdegup lebih cepat."

Ah, tak biasanya aku seperti ini. Di pagi buta ini mataku belum juga mau terpejam sekedar menutup lelahku sehari tadi. Aku terjebak oleh empat hijau yang mengepungku. Utara timur selatan barat. Hijau hijau hijau hijau. Belum lagi satu putih di bawah dan satu biru lainnya di atas langit-langitku ini. Aku hanya bisa meratapi pagiku ini dengan mengerjapkan  mataku sesekali. Dan degup itu semakin detiknya semakin bertambah saja. Aku tahu jantungku sehat. Yang ku tak tahu mengapa kau selalu bisa memompanya berdegup lebih cepat. Aku galau aku rindu. Ceileh.

Aku rindu. Seseorang yang di sana yang mungkin saat ini sedang damai dalam lelapnya. Aku ingin menengoknya meski sekedar bermain-main dalam mimpinya. Namun karena aku tak tahu dimana dia menyimpan kunci pintu alam mimpinya - aku hadir dalam mimpinya hanya jika dia mengijinkannya - aku hanya bisa meratapi mata nakalku yang tak mau terpejam ini. Dan degup itu pun semakin cepat. Aku rindu.

Salam rindu
Happy Alfi :)

Kamis, 01 September 2011

Tempat Terakhir : Padi

Diposting oleh Happy di 21.57 0 komentar
Aku lagi jatuh cinta - sepertinya setiap hari jatuh cinta - dan lagu ini bagus banget.



meskipun aku di surga mungkin aku tak bahagia
bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu

lama sudah kau menemani langkah kaki di sepanjang
perjalanan hidup penuh cerita
kau adalah bagian hidupku dan akupun menjadi bagian
dalam hidupmu yang tak terpisah

* kau bagaikan angin di bawah sayapku
sendiri aku tak bisa seimbang, apa jadinya bila kau tak di sisi

meskipun aku di surga mungkin aku tak bahagia
bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu
aku ingin kau menjadi bidadariku di sana
tempat terakhir melabuhkan hidup di keabadian
bila nanti aku kehilangan, mungkin itu hanya sesaat
karena ku yakin kita kan bertemu lagi

tanpamu tak akan sama

Nice song :D
 

H A P P Y Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting Graphic from Enakei