Kamis, 29 September 2011

Touch My Heart

Diposting oleh Happy di 02.05 0 komentar
Aaaaaaaaaaaaaaaabis nonton film Super Hap a.k.a Super Star untuk yang ke tiga kalinyaa, nggak ada bosennya! Disini aku nggak akan bahas seperti apa film-nya, karena resensi film Super Hap a.k.a Super Star sudah aku bahas di blogku satunya (nggaya critane :D)

Disini aku cuma mau bilang, filmnya bagus banget bikin ketawa sampe ngompol sekaligus bikin nangis bombay. Mana soundtrack film bergenre musikal drama ini bagus-bagus semuaa lagi aaaaaaaaaaaaaaa :O

Berikut ini salah satunya, yaitu Touch My Heart yang translate-nya kurang lebih seperti ini :

Pernahkah, pernahkah, pernahkah kau
Merasa begitu kesepian, karena merindukan seseorang
Pernahkah, pernahkah, pernahkah kau
Jatuh cinta pada seseorang, dan bahkan tak bisa memberitahukannya pada orang lain

Yang bisa kulakukan hanya, menyimpannya dalam hati
Tapi ada satu hal, yang aku ingin kau lakukan

Sentuh hatiku, sentuh hatiku
Apakah yang akan kau rasakan?
Sentuh hatiku, sentuh hatiku
Akankah kau tahu bahwa aku
Mencintaimu lebih dari apapun

Uwwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa so sweet kaaaaaaaaaan ??? Apalagi kalo kalian denger lagunya, apalagi kalo kalian tonton filmnyaa uhh so sweet.

Ini kebetulan aku cari-cari videonya di youtube ada. Yah walaupun gambarnya pixel-nya kurang gede nggak jelas gitu. Tapi setidaknya buat gambaran deh hehe.

Selasa, 27 September 2011

What a Freak Dream Yaa

Diposting oleh Happy di 12.50 0 komentar
Halo ceman-cemaaan (halah) aku mo crita nih :D. Semalem aku ngimpi aneh banget sumpah deh. Bagaimana ceritanya? Langsung saja baca di TKP (hokya!)

Cerita berawal ketika aku dan pacar lagi mo jalan , JJS gitu deh. Naik mobil yang nggak ada atapnya itu loh bo', keren ya! (Gerobag kali). Nah baru sekali gas aja (belum sempet keluar gapura kampung ini) tiba-tiba ada 3 orang (satu dikawal dua gitu deh) yang nyegat kita dan bilang STOP! Kemudian ciiitttt mobil pun ngerem mendadak. Si pencegat ngelempar gumpalan kertas ke kita, dan pas kita buka : Hey kamu. Kamu nggak seharusnya sama dia. Seharusnya aku yang temenin dia jalan-jalan bukan kamu. Aku mau ngajak dia ke pengajian nih, bukan malah main nggak jelas. Apa kamu pernah, ngajak cewekmu solat bareng, ke masjid bareng? Blablabla." Buset panjang amat, batinku. Soal ngajak ke masjid? Pernah kok ya bebb yaa (pikiran langsung terbang ke masjid Agung Bantul saat kita jajan siomay bareng). Dan akhirnya pacarku nggak terima, walau udah aku bilang sabar bebb.

"Maksud kamu apaan!?!" Dan pertengkaran sengit itu pun terjadi. Kebetulan saat itu posisi lagi di timur masjid kampungku, dan mereka kejar-kejaran nyungsep masuk pagar rumah tetangga, sampe si tetangga (temenku ini) teriak, "Hey kalian, itu dipanggil bu ustad buat ngaji!" Dan yang dua pun segera melenggang ke masjid, karena sebenernya mereka lagi TPA (bukan Tempat Pembuangan Akhir hlo ya).

Tinggallah pacarku sama satu orang itu. Mereka kejar-kejaran bawa golok atau apa lah sambil tangannya diputer-puter nggak jelas (kayak di film-film kartun itu hlo). Ya ampuuun lucu deh mereka (hloh). Dan tiba-tiba saja si cowok nggak jelas itu berhenti dan lagi-lagi bilang STOP! Dia nyerah kayaknya. Eh malah ambil handphone. Rupanya ada telepon. "Maaf saya agak terlambat, sedang dalam perjalanan," katanya. Dan dia pun memasukkan goloknya ke tas, dan terlihatlah benda yang membuat dadaku sesak-sesak gimanaa gitu : Al-Qur'an. Sudah berapa lama ya aku tidak menyentuh dan membacanya? Batinku.

Aku dan pacarku mendekat padanya. Dan dia menutup tasnya lalu berlalu, sambil bilang "Assalamu'alaikum" dengan nada berat kayak oom Roma Irama gitu. Kami pun menjawabnya walau nggak ada suara yang keluar dari bibir kami.

"Bebb, hape dia ketinggalan nih!" celutukku. "Kita jual aja gimana?" katanya. "Iya boleh juga nih, microSD nya dijual terpisah aja ya bebb, aku lihat lagu-lagunya keren semua nih, pasti laku deh," sambungku. Pembicaraan berlanjut ngelantur.

Dan akhirnya kita balik ke gerobag, eh mobil, terus melanjutkan perjalanan. Tapi entah mengapa pacarku ini membawaku ke tempat yang nggak kayak biasanya : masjid. "Ada pengajian bebb, ustadnya keren katanya," kata pacarku. Aku cuma mbatin, pacarku pancen oye, dengan nada kayak iklan obat itu. Dan saat kami masuk, ternyata ustadnya emang bikin mulut kami menganga lebar. Kami cuma bisa bilang satu kata "Kamu?!"

Ternyata ustadnya orang yang nyegat mobil kita terus kejar-kejaran nggak jelas itu!

Sampai di sini aku terbangun, karena ibugku udah gedor-gedor pintu kamarku dan menyuruhku solat subuh. Saat melek, hatiku berkata : mimpinya keren banget ya ampun! (hah?).

Menurut kalian gimana, pernah nggak mimpi lucu kayak gitu hihi. Oiya dan tiga cowok yang nyegat kita itu sampai postingan ini ditulis belum diketahui identitasnya, karena mereka emang fiktif di kehidupan nyataku. What a freak dream, yaa? Hihihi :D

Senin, 26 September 2011

Dibuka Dicoblos Terus Dicelup

Diposting oleh Happy di 14.18 0 komentar
Cerita lagi ah. Setelah dua tahun lebih sah sebagai warga negara Republik Indonesia tercinta pusaka abadi nan jaya ini (punya KTP maksudnya), akhirnya saya mendapatkan kesempatan itu. Menggunakan hak suara saya! Kebetulan tanggal 25 September 2011 kemarin adalah pemilihan umum walikota dan calon walikota Yogyakarta berhati nyaman. Tapi sempet diejek adek juga, soalnya dia abis bikin KTP langsung kepake suaranya, sedangkan aku 2 tahun nganggur. Lah apa boleh buat, masa iya aku musti ikut pemilihan ketua kepala keluarga? Loh.

Dan ini surat dari pak RW yang kemaren aku dapet. Nggak penting banget ya. E mbok ben.



Sebenernya aku juga nggak tau apa-apa soal calon-calonnya ini. Cuma setiap lewat di jalan-jalan lihat spanduk-spanduk dan baleho-baleho mereka, jadi agak apal. Nggak tau sama sekali visi misi mereka juga. Cuman sempet inget, yang nomer satu tuh slogannya kurang lebih "mBangun nDesa" atau "mBangun kampung" gitu, yang kedua "meneruskan perjuangan kang Heri" (bukan Heri pacarku hlo, tapi walikota yang sekarang wkwk), terus yang ketiga wah malah lupa aku.

Kalimat-kalimat di baleho mereka juga lucu dan menggelitik. Misal kayak gini : "Kalo nyoblos itu ya satu saja, nyoblos dua apalagi tiga itu ora kanggo". Ada juga "Nomor satu dibuka, nomor dua dicoblos, nomor tiga dilipat". Yang satu lagi aku nggak apal, abis kelewat formal kata-katanya. Tapi slogan calon ketiga yang fotonya selalu memakai blangkon itu "Coblos blangkone". Hahaha. Dan di luar itu, aku nggak tahu apa-apa. Cuma denger sentilan sana sentilan sini, akhirnya aku coblos yang paling sreg aja deh.

Sebenernya kemarin pas di TPS mau minta tolong difotoin pas abis nyoblos terus nyelupin jari ke tinta, pamer jari kelingking gitu (bukan jari tengah hlo ya). Tapi malu, ada pak RWnya sih wkwk. Akhirnya cuma narsis di rumah aja sama adek hoho.




Semoga siapapun yang bakal jadi walikotanya, yogyakarta tetap berhati nyaman :)
 

H A P P Y Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting Graphic from Enakei