Sabtu, 05 Mei 2012

Yang Muda Memang Lebih Nikmat :P

Diposting oleh Happy di 20.05 0 komentar
Baru beberapa langkah menaiki tangga laboratorium kampus, kami terpaksa putar haluan. Niat dan semangat untuk kuliah pupus begitu saja. Why? Mati listrik, cuy! PLN sedang tak bersahabat, trafo samping kampus sedang perbaikan, dan jenset kampus takkan cukup menghidupi ratusan komputer, lampu dan lain-lain dalam waktu bersamaan. Hasilnya? Kuliah hari ini kosong.

Kami pun berpindah tempat. Yang tadinya di kampus, selanjutnya sudah asik mengendarai motor supaya baik jalannya. Ngeeng ngeeeng ngeeeenggg!

Ke selatan, seperti biasa perjalanan pulang. Ringroad selatan masih ke barat, lalu lagi-lagi selatan. Mau ke mana ini??? Berhenti sebentar beli mi ayam bakso - mi segunung, ayam lumayan, bakso tiga bunder bikin perut lumayan nyesek - di sekitar Cepit. Lalu melanjutkan perjalanan ke barat mencari kitab suci lalu lagi-lagi selatan - jalan Bantul. Teruus teruuus teruuuuuss memasuki jalan Samas  pentok selatan sana. Pertigaan lapangan kanan jalan belok kanan, pertigaan masjid kanan jalan belok kanan, perempatan pertama belok kiri. Lewat 1 pertigaan, dan stop. Kanan jalan. Merasa tak asing? Rumah pacaaar :D

Nampaknya dia sadar betul sebagai tuan rumah yang baik. Setelah ngobrol-ngobrol ngalor ngidul dan dia ganti baju, tiba-tiba saja dia nyeker ke halaman depan, cari genter aliyas bambu, lalu... Krosak krosak krosak, buuggggg! Dan sekali lagi, krosak krosak, buuuggg!

Dua kelapa muda jenis puyuh - dia punya yang jenis kelapa hijau, kelapa gading, sama puyuh ini. Jujur, yang terakhir aku baru sekali dengar. Entah dia ngarang atau emang beneran soal nama yang terakhir ini hoho - ukuran tanggung tak kuasa melawan gravitasi dan mendarat dengan sukses. Asiikkkkk :D Sepertinya kami agak tertipu dengan bentuknya yang tak begitu besar. Yang satu, walau masih bisa disebut kelapa muda, tapi eksistensinya sebagai degan sudah agak berkurang sedikit sekali #halah. Menurutku degan sama kelapa muda itu beda lhoo, lebih mudaan yang degan hahaha #IMHO.

Detik selanjutnya dapat di tebak. Kami menikmati kelapa muda kami. Kecil-kecil mantap bo'. Tapi saat aku nyicip, jujur, yang muda - degan - memang lebih nikmat! Aku kebagian yang kelapa muda, dia kebagian yang degan #mau bilang kalo degan sama kelapa muda itu sama aja juga terserah, pendapat juga pendapat gue haha.

Sruput sruput langsung dari buahnya, keruk-keruk dagingnya pake sendok dengan kesusahan, sebelum akhirnya airnya kami taruh gelas dan kelapanya kami belah. Nyam nyam nyam, belum habis udah kenyang duluan.

Nggak lama setelah ngerampok kelapa muda, aku pamit.

"Kok cepetan?" tanya ibunya.

"Ada ngeles, hehe."

Sampai rumah ba'da ashar, kemudian siap-siap ngeles untuk jam setengah limaa di babarsari nanti.

Di perjalanan aku berjanji, suatu saat harus ngerampok degan tempat pacar lagi, ketagihan sama yang muda yang nikmat haha :D

liat bacok :D




nyam nyam

mantap (y) :P







Sabtu, 28 April 2012

Aku Jadi Asisten Koki #maksa :D

Diposting oleh Happy di 22.44 0 komentar
Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiii :D

Sehari ini berjalan biasa saja, seperti hari-hari kemarin, tetap duapuluh empat jam per harinya hohoho. Hari ini lumayan santai karena kuliah sedang libur. Aktifitas hari ini cuma... Dimulai dari pagi hari habis subuh tidur lagi [aduduh], dipaksa bangun sama ibuk disuruh cuci piring, nanak nasi, nyapu, dan aktifitas-aktifitas pembantu lainnya -__-

Habis bantu-bantu, just doing nothing, asyik di kamar mojok sama laptop. Tapi sorenya, kewajiban sebagai pembantu rumah tangga, eh anak memaksaku kembali buat bantu-bantu. Dan ini salah satu yang aku nggak begitu suka. Pekerjaan dapur >,<

Pertamanya sih cuma diminta metik daun salam di samping rumah buat masak. Habis metik disuruh parut kelapa. Habis parut di suruh potong tahu. Tahu belum kepotong semua, udah dipesen suruh daden geni aliyas gegenen aliyas nyalain api. Sekedar info aja ni yaa, karena saya ini aseli wong ndeso, jadi walau ada kompor kami lebih suka pakai tungku, pakai kayu. Bukannya gimana-gimana sih, cuman selain ngirit, kalau nggak pakai kayu kami bingung ntar kayu-kayu hasil dari kebun itu mau diapain hahaha :D

Aktifitas gegenen ini sungguh menguras kesabaran lho sodara-sodara. Dimulai dari menata kayu-kayu di tungku dari batu bata, nyalain pake kertas atau blarak - daun kelapa yang sudah kering-, musti rela muka jadi panas, mata kena asap, kulit kena angus. Belum lagi kalo apinya nakal nggak mau nyala, musti sebul-sebul alias tiup-tiup pakai semprong, pipa panjang dari besi [ada juga yang dari bambu]. Yang orang desa pasti tau deh haha.

Okkay, back to aktifitasku jadi asisten koki :P

Abis nyalain api, disuruh goreng bawang merah. Terus goreng teri. Terus goreng tahu yang tadi dipotong-potong. Terus numis bumbu, masukin santan, masukin bahan-bahan sayur-sayur satu per satu - intinya semuanya, sampai matang -___- Walaupun aku nggak  tahu ini sebenarnya yang dimasak apaan, yang penting tugas dijalankan dengan baik.

kompor anti boros *wuzzwuzz

jangan ngaku wong ndeso kalo nggak punya gudang kayu :D

itu tangan ibuk

lagi goreng ikan teri

bumbu yang tadi diuleg ibuk

bayam

tahu, daun salam, batang bayam

ikan teri yang udah digoreng

lagi goreng tahu yang tadi dipotong-potong
bumbu yang udah ditumis, ikan teri dan tahu yang udah digoreng, dll

udah ditambahin santan sama daun salam

plus bayam yang segunung

bayamnya udah kempes

ditutup bentar biar bumbunya merasuk dan biar matang

icip-icip

this is it! Sayur - entah namanya - ala chef Happy Quinn :P

Walau aku nggak tahu itu sebenernya masak sayur apaan, tapi rasanya enak kok :D

Selesai masak, badan rasanya kayak mandi keringat >,< syumukk syekaleee sodara-sodara. Tapi keseluruhan, hari ini menyenangkan laah :)

Kami Kemarin

Diposting oleh Happy di 10.28 0 komentar
Tengah siang sehabis jum'atan, jalan-jalan, beli sup buah di Krapyak, muter-muter Jogja, menghabiskan sore di tepi pantai Depok. Hari jum'at, bukan hari libur, pantai cukup sepi. Hanya ada beberapa rombongan, kapal-kapal nelayan, orang mancing, tante-tante norak narsis [astaga], pasangan-pasangan nggak jelas [haha :D]. Entah kenapa ya aku suka sekali ke pantai. Duduk diam melihat ombak dan laut lepas itu rasanya damai.

Kami pulang menjelang sunset. Kenapa nggak sekalian, takut kemaleman aja. Lagian udah sering juga lihat sunset berdua hho. Pulangnya, baru beberapa meter dari TPR, ketemu serombongan temen kampus pacar lagi pada berangkat mau lihat sunset.

"Mau balik atau terus?"

"Ngikut beb."

"Aku sih terserah kamu aja," katanya.

"Kalo ngikut aku berarti terus aja, hihi :D."




orang aneh





masjid pantai Depok

masjid pantai Depok

Sebenarnya pengennya lebih banyak foto, tapi pacar nggak mau difoto dan disuruh fotoin juga nggak mau, payah deh hoho.

Kemarin - atau kapanpun - selalu indah :)



 

H A P P Y Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting Graphic from Enakei